Pramuka Jakbar - Pasca rekrutmen anggota baru pada Rabu (4/3), Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) Kwartir Cabang Jakarta Barat bergerak cepat. Pada Kamis (5/3/2026), para anggota Saka POM langsung terjun ke lapangan untuk mengimplementasikan ilmu mereka dalam aksi nyata bertajuk "Makanan Takjil Sehat" di kawasan kuliner Jalan Panjang, Kebon Jeruk.
Kegiatan ini bukan sekadar praktik biasa. Para anggota yang terbagi dalam tiga krida utama—Krida Informasi, Krida Pemantauan, dan Krida Pengujian—didampingi langsung oleh Pamong dari Balai Besar POM (BBPOM) DKI Jakarta. Mereka melakukan edukasi sekaligus pengawasan terhadap berbagai penganan takjil yang dijajakan di sepanjang jalan tersebut.
Dukungan Penuh Pejabat Daerah dan Pusat
Aksi lapangan ini mendapat perhatian khusus dari para pemangku kepentingan. Hadir di lokasi untuk meninjau jalannya kegiatan:
Ibu Sofie, Kepala BBPOM DKI Jakarta.
Bapak Charles, Anggota Komisi IX DPR RI.
Ibu Iin Mutmainnah, Walikota Jakarta Barat.
Kehadiran para tokoh ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara gerakan Pramuka dan instansi pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya selama masa Ramadan melalui pengawasan pangan yang ketat.
Praktik Tiga Krida di Lapangan
Dalam aksi tersebut, masing-masing krida menunjukkan perannya secara spesifik:
Krida Informasi: Memberikan edukasi kepada pedagang dan pembeli mengenai ciri-ciri pangan aman.
Krida Pemantauan: Melakukan pendataan terhadap jenis-jenis pangan yang berisiko mengandung bahan berbahaya.
Krida Pengujian: Melakukan uji cepat (rapid test kit) di tempat terhadap sampel makanan untuk mendeteksi kandungan zat berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil.
Walikota Jakarta Barat, Ibu Iin Mutmainnah, memberikan apresiasi atas dedikasi anggota Saka POM yang turut membantu memastikan warga Jakarta Barat mengonsumsi takjil yang aman, sehat, dan higienis.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara anggota Saka POM, Pamong BBPOM, serta jajaran pimpinan daerah dan pusat yang hadir, menandai sinergi kuat dalam pengawasan obat dan makanan di wilayah Jakarta Barat.



