Pramuka Jakarta Barat -- Suasana kompetitif menyelimuti SDN Pegadungan 05 sepanjang akhir pekan lalu. Kwartir Ranting (Kwarran) Kalideres sukses menuntaskan proses seleksi calon peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Sebanyak 11 pramuka penggalang terbaik dari berbagai sekolah bersaing ketat selama dua hari, Sabtu (25/4) hingga Minggu (26/4), demi memperebutkan kuota terbatas untuk mewakili wilayah mereka.
Proses penjaringan ini dilakukan menyusul kebijakan Kwartir Cabang yang hanya menetapkan kuota sebanyak 4 penggalang putra dan 5 penggalang putri untuk setiap ranting. Angka ini menuntut tim juri untuk bekerja ekstra teliti dalam menyaring 15 materi ujian yang komprehensif, mulai dari ketangkasan fisik hingga penguasaan teknologi.
Para peserta diuji dalam spektrum kemampuan yang luas, mencakup kelengkapan administrasi, teknik tali-temali, morse, hingga kemampuan mengoperasikan komputer. Tidak hanya aspek teknis, ajang bakat dan kemampuan survival (bertahan hidup) juga menjadi poin penentu bagi para penggalang untuk membuktikan kesiapan mereka menghadapi perkemahan skala nasional.
Berdasarkan evaluasi akhir, sembilan nama resmi ditetapkan sebagai perwakilan Kalideres. Nama-nama seperti Muhammad Fakhri (SMPN 187) dan Helmy Lutfi (SMPN 190) di kategori putra, serta Tuhffatul Alawiah (SMPN 187) dan Monalisa Putriani (SMPN 224) di kategori putri, menjadi bagian dari kontingen yang akan berangkat.
Ketua Kwarran Kalideres, Kak Susmiharto, M.Pd, menegaskan bahwa para peserta terpilih kini memikul tanggung jawab sebagai representasi dari tingkat sekolah hingga Kwartir Daerah DKI Jakarta. Seleksi ini menjadi bukti nyata komitmen Gerakan Pramuka di tingkat akar rumput dalam menyaring bibit unggul yang memiliki jiwa kepemimpinan dan karakter yang tangguh. Kini, persiapan intensif menanti kesembilan penggalang tersebut sebelum mereka terjun ke kancah nasional di Cibubur mendatang.
