Pramuka Jakarta Barat -- Sejak pukul 07.00 WIB, suasana serius menyelimuti ruang pertemuan di wilayah Kebon Jeruk saat 33 peserta berkumpul dalam ajang Musyawarah Penegak dan Pandega Putri Putra (Musppanitera) Ranting Kebon Jeruk Tahun 2026. Forum ini menjadi titik balik penting bagi estafet kepemimpinan Pramuka tingkat Penegak dan Pandega di kecamatan tersebut.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting Kebon Jeruk, Kak Adang, yang menempatkan musyawarah ini sebagai laboratorium demokrasi bagi para kader muda. Partisipan yang hadir terdiri dari 23 utusan dari tujuh gugus depan sekolah (seperti SMKN 60, SMAN 65, SMA 57, SMK Al Huda, SMK Al Kamal, SMK Al Kamal hingga SMK Triarga), ditambah pengurus lama, penasihat dari Kwarran, serta perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC) Jakarta Barat.
Proses persidangan berlangsung melalui tahapan yang terukur, mulai dari sidang pendahuluan hingga pleno. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) masa bakti 2023-2026 menjadi agenda awal untuk menelaah capaian pengurus sebelumnya. Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam komisi-komisi untuk membedah masalah organisasi dan merumuskan konsepsi rencana sasaran program kerja untuk tahun 2026-2027.
Puncak dari dinamika musyawarah ini adalah tahap pemaparan visi-misi calon yang dilanjutkan dengan pemungutan suara (voting). Hasil pemilihan menetapkan Brigas Arum Wangi dari SMA 57 Jakarta sebagai Ketua DKR Kebon Jeruk terpilih periode 2026-2029. Ia didampingi oleh Zahra Calista Ariandi dari SMK Triarga yang terpilih sebagai Wakil Ketua.
Serah terima kepemimpinan ditandai dengan penutupan resmi oleh pimpinan DKR periode sebelumnya sebagai simbol estafet organisasi. Dengan terbentuknya struktur kepengurusan baru dan rampungnya rancangan program kerja, DKR Kebon Jeruk kini bersiap menjalankan fungsi koordinasi dan pembinaan bagi seluruh ambalan di wilayahnya untuk tiga tahun ke depan.
