Pramuka Jakarta Barat -- Bertempat di SMKS 1 Barunawati, Kwartir Ranting (Kwarran) Palmerah sukses menggelar Musyawarah Penegak dan Pandega Putri Putra (Musppanitra) pada Jumat (10/4). Ajang tiga tahunan ini menjadi momentum penting bagi Pramuka Penegak dan Pandega di wilayah Palmerah untuk menentukan arah kebijakan organisasi dan memilih nakhoda baru.
Kegiatan ini dihadiri oleh 20 peserta, yang terdiri dari 10 perwakilan Dewan Ambalan se-Palmerah serta 10 pengurus Dewan Kerja Ranting (DKR) periode sebelumnya. Ketua Kwarran Palmerah, Kak Sukitam, yang membuka secara resmi acara tersebut menekankan pentingnya organisasi sebagai ruang membangun relasi masa depan. Sebagai bukti nyata, ia menyebutkan dua orang anggota DKR Palmerah yang berhasil menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNBP berkat konsistensi mereka dalam berorganisasi.
Agenda utama Musppanitra kali ini meliputi laporan pertanggungjawaban masa bakti 2023-2026, pembahasan rencana strategis untuk tiga tahun ke depan, hingga pemilihan pimpinan DKR baru. Hasil musyawarah mufakat menetapkan Ammarsha Zalfa dari pangkalan SMAN 78 Jakarta sebagai Ketua DKR Palmerah terpilih masa bakti 2026-2029.
Bagi para peserta, Musppanitra memberikan kesan yang mendalam. Reza, perwakilan dari SMAN 78, mengungkapkan rasa bangganya karena bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang hanya digelar tiga tahun sekali ini. "Di sini tempat kita menyampaikan pendapat dan suara, membuat kita lebih berani," ujarnya. Hal senada disampaikan Sapira Rinjani dari MAN 22 Jakarta yang merasa kegiatan ini membuka wawasannya tentang cara berdiskusi dan menghargai perbedaan ide.
Usai terpilih, Ammarsha Zalfa memproyeksikan DKR Palmerah ke depan sebagai wadah yang lebih aktif dan solid dalam merangkul seluruh Dewan Ambalan. Fokus utamanya adalah meningkatkan intensitas komunikasi antar gugus depan serta menghadirkan kegiatan yang relevan bagi pengembangan kepemimpinan di tingkat Penegak dan Pandega, guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Palmerah.
