"Wanita Pembawa Peradaban": SMPN 229 Jakarta Hidupkan Semangat Kartini Lewat Ragam Budaya


Pramuka Jakarta Barat -- Lapangan SMPN 229 Jakarta mendadak berubah menjadi panggung keberagaman pada Selasa (21/4). Ratusan siswa tampak mengenakan pakaian adat dari berbagai pelosok Nusantara untuk memperingati Hari Kartini tahun 2026. Mengusung tema "Wanita adalah Pembawa Peradaban", perayaan tahun ini didesain oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai ruang refleksi atas peran perempuan dalam membentuk masa depan bangsa.

Kepala Sekolah SMPN 229 Jakarta menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Menurutnya, momentum ini merupakan cara sekolah memberikan ruang bagi para siswi untuk terus berkarya. Kehadiran perwakilan Komite Sekolah dan tokoh masyarakat setempat turut menambah khidmat suasana di tengah riuhnya tepuk tangan siswa kelas 7 hingga 9.

Kolaborasi Tradisi dan Modernitas 

Rangkaian acara yang disusun tergolong variatif. Pembukaan diawali dengan pembacaan puisi "Surat Untuk Kartini" yang dibawakan dengan penuh penjiwaan oleh perwakilan siswa. Atmosfer khidmat tersebut kemudian berganti menjadi energik saat Tim Tari Tradisional SMPN 229 membawakan Tari Saman. Dengan kostum biru-pink yang mencolok, belasan siswi menunjukkan kekompakan gerak tangan yang dinamis di depan spanduk besar berornamen wayang.

Kemeriahan berlanjut pada sesi fashion show, di mana area lapangan disulap menjadi runway dadakan. Perwakilan setiap kelas memamerkan keindahan wastra Nusantara mulai dari Aceh hingga Papua. Tak hanya soal visual, sisi intelektual dan kreativitas juga ditonjolkan melalui sesi balas pantun bertema pendidikan dan performa sing-along lagu-lagu nasional.

Sebagai penutup, tim modern dance tampil dengan koreografi energik yang merepresentasikan kemandirian generasi muda masa kini. Ketua OSIS SMPN 229 mengungkapkan bahwa inisiatif ini bertujuan memotivasi rekan sejawatnya, terutama para siswi, untuk tidak berhenti belajar dan bermimpi. Melalui paduan penampilan budaya dan seni modern ini, SMPN 229 Jakarta berupaya menanamkan kesadaran bahwa potensi perempuan adalah motor penggerak perubahan yang nyata.

Lebih baru Lebih lama